RSS

SATU JAM BERSAMA PAK BUDI RAHARDJO

Pada saat mata kuliah kreatif dan inofasi, kita kedatangan dosentamu. Dosen tamu tersebut bernama bapak Budi Rahardjo. Dia pada saat di mata kuliah CI banyak sekali menceritakan mengenai pengalaman hidupnya serta hal hal yang bertentangan dengan kreatifitas dan inofasi. Menurut saya hal hal yang dia sampaikan kepada para mahasiswa sangatlah bermanfaat sekali serta dapat kita jadikan sebagai pembelajaran di masa yang akan datang.                                                                                        . 

Kesan pertama saya saat melihat pak Budi Rahardjo adalah saya sangat terkesan. Dia merupakan seorang yang tegas dan humor. Karena sifat sifat itulah saya menjadi sangat tertarik mengenai apa yang akan ia bicarakan kepada para mahasiswa. Pembicaraan berlanjut dan pak Budi membahas mengenai era globalisasi 1.0 . Katanya Pak Budi, Globalisasi 1.0 adalah era dimana kewarganegaraan seseorang menjadi penting. Orang berlomba-lomba memimpikan untuk menjadi warga negara A,B,C dan seterusnya diakibatkan oleh beberapa faktor. Globalisasi 2.0 adalah era dimana orang mulai tak memperdulikan lagi warga negara, namun berlomba untuk dapat bergabung dan bekerja di berbagai multinational company. Globalisasi 3.0 adalah era dimana kedua hal tersebut tak lagi terlalu penting bagi kehidupan umat manusia, dan di era ini manusia akan lebih baik berfokus pada pengembangan jati diri kita sendiri, proses pencarian karakter kita yang sesungguhnya yang dapat ditemukan melalui berbagai pengalaman.

Sangat menarik sekali mengetahui bahwa Pak Budi Rahardjo merupakan orang yang sangat berpengaruh di Bandung. Ini dapat kita lihat dari jumlah orang yang memfollow blog pak Budi. Dia merupakan seseorang yang haus akan hal baru dan senang akan adanya tantangan dalam hidup. Dia memiliki banyak sekali pengalaman dan permalasahan yang harus dapat kita jadikan sebagai lesson learn. Dia juga memberikan masukan kepada mahasiswa SBM, bahwa kita disini sebagai seorang yang belajar mengenai manajemen bisnis sebaiknya dapat memanfaatkan teknologi teknologi yang ada di ITB dan memasarkannya ke market. Itulah sudah menjadi tujuan didirikannya SBM ITB dan hal itu yang menjadi perbedaan dengan sekolah sekolah bisnis yang ada sekarang.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: