RSS

UTS CI

Kreatifitas disini dapat didefinisikan sebagai kemampuan seorang individu untuk berimajinasi dan menghasilkan ide ide baru dengan mengkombinasikan,merubah,atau menerapkan ide ide yang sudah ada dengan cara yang belum pernah digunakan sebelumnya. Dan Inovasi merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru yang dimana sebelumnya belum pernah ada. Ini dapat berupa berbagai macam produk, tetapi dengan adanya inovasi ini tentunya akan memberikan edit value yang lebih bagi produk yang dibuatnya itu.

Dalam berkreatifitas dan inovasi, tentunya kita harus melalui berbagai tahap. Tahap tahap ini yang akan membedakan bagaimana perbedaan perbedaan tahap tersebut dalam melakukan kreatifitas dan inovasi. Sebagai seorang mahasiswa di Institut Teknologi Bandung, kita memiliki banyak sekali peluang untuk berkreatifitas dan melakukan inovasi. Di dalam kampus itu sendiri, banyak sekali produk produk yang dihasilkan atau diciptakan oleh anak anak teknik dari berbagai macam fakultas yang akan sangat berguna apabila dapat digunakan di lingkungan masyarakat. Dalam proses penciptaan barang tersebut, ini membutuhkan tahap tahap kreatifitas dan inovasi hingga akhirnya produk akhirnya dapat selesei diciptakan. Dan saya sebagai salah satu mahasiswa bisnis dan manajemen, saya memiliki tugas sebagai orang yang menciptakan suatu bisnis strategi dan bisnis model agar produk yang dihasilkan oleh anak ITB tersebut dapat dijual dalam suatu market. Dengan berjalannya sistem ini, saya berpendapat bahwa semua fungsi serta tujuannya didirikan fakultas teknik dan bisnsss manajemen akan tercapai. Relasi dan networking, teamwork, komunikasi yang baik merupakan hal hal yang harus dilakukan sebagai seorang mahasiswa agar dapat selalu mendukung kreatifitas dan inofasi.

Empat level dalam kreatifitas merupakan hal hal yang harus kita mengerti serta cermati secara bersama. Level pertama merupakan  kreatif yang kita sebut sebagai kreatif eksistensial. Kreatif ini merupakan kreatif yang menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Ini dapat berupa sebuah barang atau proses. Sebagai contohnya adalah, pada saat manusia pertama kali menciptakan computer, mobil, atau pesawat terbang. Disini dapat kita lihat bahwa barang barang tersebut yang dahulunya tidak ada itu sekarang menjadi ada. Dan dengan adanya barang barang tersebut, ini telah merubah peradaban manusia sehingga menjadi lebih maju dan modern. Salah satu contoh kreatifitas eksistensial yang tidak berupa barang adalah teori teori yang dibuat oleh para ilmuwan seperti teori gravitasi yang diciptakan oleh Isaac Newton. Kita sebagai manusia, dalam memandang orang yang kreatif, haruslah kita kagum dengan mereka. Karena dengan adanya mereka, kehidupan kita menjadi lebih berarti dan banyak sekali ilmu pengetahuan yang kita dapatkan.

Selain kreatifitas, inofasi juga memiliki 4 level tersendiri, Lalu 4 level inovasi yaitu inovasi teknologi, inovasi produk, inovasi proses, dan inovasi bisnis model.

Kreatifitas level dua dapat kita namakan kreatif komunikasi. Kreatif ini merupakan kreatifitas yang tingkatannya satu lebih tinggi dari kreatif eksistensial. Dan kreatif ini dapat pula kita namakan sebagai kreatif relasional. Dalam hal ini, kreatif relasional lebih menekankan kita dari sisi komunikasinya. Pada saat kita menemukan suatu hal yang baru dan kita mengkomukinasikannya ke orang lain, ini dapat kita katakan sebagai kreatif tingkat dua. Jadi apabila seseorang menemukan sesuatu yang baru dan ia langsung mengkomunikasikannya, ini merupakan gabungan dari kreatifitas tingkat satu dan dua. Saya mengambil contoh adalah bahwa saya memiliki temen yang sama sama bersekolah di School of Business and Management, dalam hampir satu tahun terakhir dia memiliki bisnis ice cream yang mempunyai rasa sayur sayuran. Ini merupakan produk yang baru, produk yang belum pernah saya lihat atau dengar sebelumnya. Dan dengan dia menciptakan produk baru ini, ia langsung mengkomunikasikannya melalui iklan iklan yang ia buat di social media yang pada akhirnya menciptakan suatu rasa keingin tahuan yang sangat tinggi bagi para orang orang yang mendengarnya. Dan hasil dari bagaimana ia mengkomunikasikan kreatifitasnya adalah dari jumlah orang yang membeli ice cream sayuran tersebut.

Kreatifitas level tiga dalam kreatifitas merupakan kreatif instrumental, kreatif  ini merupakan kreatifitas yang memanfaatkan alat alat yang telah dihasilkan oleh orang lain yang akan membuat diri kita menjadi kreatif. Dalam hal ini dapat kita jadikan sebagai contoh adalah computer, software, kalkulator, ipod, dan berbagai macam barang lainnya. Dan di dalam kampus ITB ini, banyak sekali produk produk yang telah dihasilkan oleh anak anak ITB itu sendiri yang telah digunakan oleh orang lain sehingga orang yang menggunakannya menjadi kreatif. Dengan barang barang tersebut, seorang individu akan menjadi tambah cerdas serta barang tersebut dapat dijadikan sebagai alat  dalam menemukan suatu inofasi yang baru. Contoh lainnya adalah, saya sebagai  mahasiswa fakultas SBM dengan penjurusan marketing akan memiliki banyak sekali tugas yang berhubungan dengan iklan atau advertising. Dalam mengerjakan tugas tersebut, saya akan menggunakan laptop saya serta adobe photoshop software agar saya dapat menyeleseikan tugas tugas saya. Dalam proses penyeleseian tugas itu, saya akan menciptakan sebuah iklan yang sangat menarik dengan menggunakan adobe photosop yang dapat menciptakan consumer awareness. Hal ini merupakan contoh lain dari kreatifitas instrumental.

. Kreatif level empat ini menduduki posisi yang sangat tinggi dan dinamakan kreatif orientasional. Tetapi kreatif level empat ini seperti tidak kreatif. Karena level ini seperti tidak menciptakan sesuatu yang baru. Kreatif ini memanfaat hasil kreativitas level-level sebelumnya agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat. Saya mengambil contoh dari awal mulanya penciptaan sebuah pesawat terbang. Pesawat terbang yang lebih berat dari udara diterbangkan pertama kali oleh Wright bersaudara dengan menggunakan pesawat rancangan sendiri yang dinamakan Flyer yang diluncurkan pada tahun 1903 di Amerika Serikat. Selain Wright bersaudara, tercatat beberapa penemu pesawat lain yang menemukan pesawat terbang antara lain Samuel F Cody yang melakukan aksinya di lapangan Fanbourgh, Inggris tahun 1910. Sedangkan untuk pesawat yang lebih ringan dari udara sudah terbang jauh sebelumnya. Penerbangan pertama kalinya dengan menggunakan balon udara panas yang ditemukan seorang berkebangsaaan Perancis bernama Joseph Montolfier dan Etien Montgolfier terjadi pada tahun 1782, kemudian disempurnakan seorang Jerman yang bernama Ferdinand von Zepelin dengan memodifikasi balon berbentuk cerutu yang digunakan untuk membawa penumpang dan barang pada tahun 1900. Pada tahun tahun berikutnya balon Zeppelin mengusai pengangkutan udara sampai musibah kapal Zeppelin pada perjalanan trans- Atlantik di New Jersey yang menandai berakhirnya era Zeppelin meskipun masih dipakai menjelang Perang Dunia II. Setelah zaman Wright, pesawat terbang banyak mengalami modifikasi baik dari rancang bangun, bentuk dan mesin pesawat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara.Pesawat komersial yang lebih besar dibuat pada tahun 1949 bernama Bristol Brabazon.Sampai sekarang pesawat penumpang terbesar di dunia di buat oleh airbus industrie dari eropa dengan pesawat A380.

Disini dapat kita lihat bahwa sebelum wright bersaudara, masih banyak sekali orang yang telah menciptakan kendaraan yang bisa terbang di udara tersebut. Mulai dari zaman Joseph Montgolfier dan Etiene tahun 1782, lalu disempurnakan oleh orang berkebangsaan Jerman dengan pesawat angkut berbentuk cerutu hingga pada akhirnya pesawat zaman sekarang yang memiliki teknologi tinggi dan digunakan oleh hampir semua maskapai penerbangan di seluruh dunia yaitu Airbus. Jadi dalam penciptaan pesawat Airbus, ini merupakan hasil penyempurnaan dari kreatifitas kreatifitas pembuatan pesawat terbang masa masa sebelumnya.

Dan kreatifitas level ke lima merupakan kreatifitas Inovasional. Kreatifitas ini merupakan kreatif yang menciptakan kreatifitas kreatifitas baru lagi. Ini kita dapat mengambil contoh seperti perusahaan perusahaan terkenal seperti Toyota, Honda, BMW, Mercedes Benz. Perusahaan perusahaan terkenal tersebut telah menciptakan orang orang yang kreatif dan inofatif. Untuk ITB sendiri juga telah menciptakan para pemimpin pemimpin di Negara Indonesia ini. Seperti Soekarno, Aburizal Bakrie,dan lain lain. Dan dalam mencapai kreatifitas level lima ini tentunya akan membutuhkan cita cita yang sangat tinggi serta kemauan serta motivasi yang sangat besar.

Sekarang kita akan membicarakan mengenai hal hal yang dapat mempengaruhi kreatifitas. Dengan adanya situasi tersebut, tentunya itu akan memiliki dampak negatif yang sangat buruk bagi diri seseorang. Seseorang akan sulit untuk berkreasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi tingkat kesuksesannya dalam mengerjakan suatu hal yang sedang ia kerjakan.

Semua orang punya bakat kreatif, namun demikian tidak semua orang kreatif. Ada hal-hal yang menghambat kreatifitas. Banyak orang menghindari dan menyangkal masalah sampai terlambat. Padahal masalah adalah peluang untuk lahirnya kreatifitas.

Seseorang yang selalu tidak percaya diri serta merasa segalanya itu tidak mungkin merupakan salah satu hal yang dapat menghambat kreatifitas. Dalam hal ini, saya berpendapat bahwa sikap ini sebaiknya dibuang jauh jauh dari kehidupan kita. Karena ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang takut akan kemajuan merupakan yang tidak mau berubah dan akan mengalami kegagalan dalam hidup. Belum dicoba kok sudah takut duluan, atau belum berperang sudah menyerah. Banyak sekali orang yang berpendapat bahwa apabila ada suatu masalah harus diseleseikan oleh ahlinya. Padahal, apabila mereka memiliki pikiran yang positif dan optimis, masalah apapun dapat dipecahkan melalui kreatifitas masing masing individu.

Merasa tidak kreatif merupakan hal kedua yang dapat menghambat seseorang untuk tidak kreaif. Ini merupakan suggesti yang timbul dari diri seseorang. Akibat sugesti negatif yang timbul, ini dapat berdampak terhadap psikologis individu tersebut. Apabila seorang individu akan memikirkan hal tersebut terus menerus, kejadian bahwa dirinya itu tidak kreatif akan terjadi. Saya beranggapan bahwa semua orang itu kreatif, kita lihat saja dari bagaimana aktifitas kita sejak kecil yang selalu bermain, menggambar dan melakukan kegiatan lainnya. Tetapi sekarang ini yang menghambat adalah sistem pendidikan yang kita miliki itu sendiri, setiap pelajar yang masih belajar di bangku sekolah selalu disodorkan akan buku buku tebal yang dimana kita harus menghapal serta mengerti buku tersebut. Hal ini tentunya akan menghambat kreatifitas seseorang, mereka akan lebih cenderung berpatokan terhadap buku dan tidak memiliki kemampuan untuk berpikir secara kreatif.

Dan hal terakhir yang menghambat kreatifitas adalah, kita tidak berani tampil beda karena kuatir pada penilaian orang lain. Disini seakan akan ada tekanan sosial yang memaksa kita untuk patuh menjadi orang biasa dan tidak kreatif.

Dan ada banyak sekali  solusi dalam pemecahan masalah agar hambatan dalam kreatifitas itu tidak terjadi.

Yang pertama adalah lingkungan, lingkungan dimana kita biasa melakukan aktifitas kita haruslah lingkungan yang selalu mentolerir akan kebebasan untuk berkreasi dan kegagalan itu adalah hal biasa.

Yang kedua adalah proses, sebagai seorang individu yang selalu mengalami berbagai macam paradigma dalam kehidupan, kita harus selalu menikmati pengalaman tersebut sebagai suatu tantangan yang dapat melahirkan sebuah kreatifitas dan inovasi.

Yang ketiga adalah motivasi personal, kita harus selalu mencari kesempatan untuk selalu kreatif serta berusaha semaksimal mungkin dalam semua aktifitas yang kita lakukan. Mencari solusi yang baru dan berbeda apabila ada suatu permasalahan.

Yang keempat adalah terbuka akan informasi baru, mencari akan informasi informasi baru yang dimana ini akan menambah wawasan intelektual kita. Ini dapat kita dapatkan dari internet, buku, seminar, diskusi dan lain lain.

Yang kelima adalah jadilah orang yang subur dengan ide. Biarkan ide mengalir tanpa evaluasi dan kritik, termasuk ide-ide yang tidak biasa, dan tidak masuk akal.

Yang keenam adalah masukkanlah diri kita dalam suatu problem. Pelajari sedalam mungkin, jadilah ahlinya. Hal ini tentu membutuhkan waktu, usaha dan komitmen.

Yang ketujuh adalah gunakan alat untuk menggambarkan ide ide dan pemikiran kita. Kita harus selalu mencatat dan menuliskan apabila kita memiliki suatu ide yang baru. Agar hal yang baru kita temukan tersebut tidak akan kita lupakan dan tidak akan lewat begitu saja. Kalau perlu kita buatkan sketsa atau gambar.

Yang kedelapan adalah lemparkan ide ide kepada orang lain, orang lain juga dapat menjadi salah satu tools kita untuk menciptakan ide yang lebih kreatif. Gunakanlah komunikasi yang baik dan gabungkanlah ide ide kita dengan ide orang lain agar ide yang brilian dapat tercipta.

Yang kesembilan adalah hindari keputusan yang terlalu awal. Kita sebaiknya jangan puas dengan solusi yang biasa. Bila kita tahu satu cara untuk memecahkan suatu masalah, cari cara lain hingga kita mendapatkan sepuluh cara atau lebih. Dan hindarilah tekanan dalam mencari suatu pemecahan masalah.

Yang kesepuluh adalah tindak lanjuti ide-ide hingga tuntas. Selesaikan sesuatu hal yang sudah dimulai. Tidak seorang pun akan tahu seberapa kreatif kita kalau kita tidak merealisasikannya.

Yang kesebelas adalah luangkan waktu kita untuk bersantai. Ini dapat kita lakukan dengan berbagai macam cara. Dapat kita curahkan melalui hobby kita seperti menyanyi, berolahraga, jalan jalan, nonton film, dan lain lain. Dengan melakukan kegiatan kegiatan tersebut, siapa tahu kita tiba tiba menemukan sebuah ide yang baru serta brilian.

Dalam mencapai sukses itu membutuhkan kreatifitas dan inofasi. Karena dengan itulah kita dapat menciptakan suatu hal yang baru dan dapat berguna bagi diri kita sendiri serta orang lain. Orang orang terkenal di seluruh dunia yang sukses merupakan orang yang kreatif dan inofatif. Mereka selalu akan mencari hal baru dan tidak akan pernah berhenti. Maka apabila kita ingin mencapai sukses, contohlah mereka dan jadilah orang yang kreatif dan inofatif.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: